Bagaimana kelereng kayu fosil dibuat?
Batu fosil kayuFosil pohon ini setidaknya berusia ratusan juta tahun dan cepat terkubur di dalam tanah, dan bagian kayunya digantikan oleh SIO2 (silikon dioksida) dalam air tanah. Setiap potongannya unik, dengan pola lingkaran dan persegi panjang yang berbeda yang diperoleh dengan memotong secara melintang atau vertikal.Kayu yang membatu, batu semi mulia Istilah ini merujuk pada fosil mineral dengan struktur kayu, yang juga memiliki karakteristik dan nilai komersial seperti batu permata. Kayu yang membatu ini terbentuk setelah proses geologis yang panjang dan secara bertahap digantikan oleh mineral.
Batu semi mulia yang membatu dari kayu Secara umum memiliki karakteristik sebagai berikut:
Struktur Kayu:Kayu yang membatu, batu semi mulia Tekstur dan detail kayu asli tetap terjaga, seperti lingkaran pertumbuhan, serat, pori-pori, dan lain-lain. Hal ini membuat tampilannya sangat mirip dengan kayu asli, memberikan kesan alami dan unik.
Pengayaan mineral: Selama proses pembentukankayu yang membatuDanbatu semi muliaBahan organik dalam kayu digantikan oleh mineral, secara bertahap membentuk struktur yang kaya mineral. Mineral-mineral ini dapat meliputi kuarsa, akik, turmalin, dan lain-lain, sehingga kayu fosil yang menjadi batu semi mulia memiliki karakteristik dan kualitas batu permata.
Kekerasan dan daya tahan: Karena penggantian mineral dalamkayu yang membatu batu semi muliaKekerasannya relatif tinggi dan dapat menahan tekanan dan keausan dalam jumlah tertentu. Hal ini membuat batu tersebut lebih tahan lama saat digunakan untuk membuat perhiasan dan kerajinan tangan.
Kelangkaan dan nilai: Karenakayu yang membatu batu semi muliaMembutuhkan kondisi geologis spesifik dan waktu yang lama untuk terbentuk, sehingga jarang ditemukan. Kelangkaan dan keunikannya menambah nilai dan daya tariknya, menjadikannya barang koleksi dan permata komersial yang berharga.
Aplikasi:
Karena tekstur dan keindahan yang unikkayu yang membatuLempengan kayu yang membatu banyak digunakan di bidang konstruksi dan dekorasi.
Lantai interior: Lempengan kayu fosil berukuran besar dapat digunakan sebagai lantai interior, menambahkan suasana alami dan sederhana pada ruangan. Tekstur dan warnanya yang unik membuat lantai penuh dengan nilai seni dan kepribadian, serta tahan aus, mudah dibersihkan, dan memiliki umur pemakaian yang panjang.
Dekorasi dinding: Menggunakan panel kayu fosil berukuran besar untuk dekorasi dinding dapat menghadirkan efek visual alami dan suasana hangat pada ruang interior. Tekstur dan corak lempengan kayu fosil berukuran besar membuat dinding lebih tiga dimensi dan berlapis, menciptakan efek dekoratif yang unik.
Produksi furnitur interior: Lempengan besar kayu fosil dapat dibuat menjadi berbagai furnitur, seperti meja, lemari, rak buku, dan lain-lain. Furnitur ini tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga menampilkan keindahan unik kayu fosil, membuat ruang interior menjadi lebih istimewa.
Desain ruang komersial: Besarpanel kayu yang membatu juga sering digunakan dalam desain ruang komersial, seperti lobi hotel, area pajangan pusat perbelanjaan, dll. Tekstur dan warnanya yang unik dapat menarik perhatian orang dan menambahkan nuansa mode dan artistik yang unik pada ruang komersial.
Perlu dicatat bahwa pemilihan dan penggunaan lempengan kayu fosil perlu ditentukan sesuai dengan kebutuhan proyek dan gaya dekorasi tertentu, dan perawatan serta pemeliharaan material tersebut juga perlu dipertimbangkan.
Secara umum, batu semi mulia kayu yang membatu adalah fosil mineral dengan struktur kayu, pengayaan mineral, kekerasan sedang, dan karakteristik batu permata. Dengan keindahan dan nilainya yang unik, batu-batu ini disukai dan dicari di bidang perhiasan dan kerajinan tangan.
Waktu posting: 07-09-2023